Kesadaranku menulis ini tumbuh ketika aku punya pacar. Dimana setiap lekuk-lekuk pemikiranku tentang makna cinta dan hidup memenuhi kepala, meliuk-liuk, menusuk-nusuk kepala. Aku menulis di saat tak ada yang bisa kuajak untuk menampung pemikiranku dan renunganku dalam kepala.
No comments:
Post a Comment